Monday, 5 September 2011

Islam yang seperti apakah?

Sangat disayangka
n jika sebagian umat Islam merasa diri mereka telah beriman, karena Qur'anul karim pun menyatakan ,

'…..Katakanlah:”Kamu belum beriman, tetapi katakanlah 'kami telah tunduk'. Karena iman itu belum masuk kedalam hatimu.....'.(Q.S 49:14).

Lalu Qur'an pun menguatkan hal tersebut dengan ayat,

'Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.....'.(Q.S 49:15).

Jika kita renungkan dan menilik lebih dalam sepertinya kita lebih banyak beriman kepada uang, jabatan dan bahkan mengimani imajinasi-imajinasi kita, bukan lagi mengimani Allah yang Haq, benar-benar tak pantas mengatakan diri beriman dan kemudian menilai yang lain salah dalam memahami dan menjalankan agama mereka, kemudian dengan semangat amarah membara memerangi mereka dan memaksa mereka harus turut mengimani apa yang kita imani, padahal Allah telah menunjukan bahwasanya sama sekali kita bukan termasuk orang yang beriman. Sekalipun kita mengatakan diri kita Islam namun sebenarnya Islam kita jauh berbeda dengan Islam yang dibawa Rasulullah. Dan bukanlah sekedar Islam dalam ketatan dan sebatas lidah saja yang seharusnya kita persembahkan. Allah menguatkan hal ini dengan mengungkapkan dalam Qur'an,

'Mereka merasa telah memberi ni'mat kepadamu dengan keislaman mereka. Katakanlah: 'Janganlah kamu merasa memberi ni'mat kepadaku dengan keislamanmu....'.(Q.S 49:17)

Keislaman kita tidak sedikitpun berarti, tanpa adanya keimanan. Lalu bagaimana mungkin kita merasa benar dengan islam kita? Dan memaksa yang lain berislam sesuai dengan keislaman kita? Mungkin kitalah yang dimaksudkan sebagai orang-orang kafir yang disitir oleh Al-Qur'an, umat islam yang tak memiliki keimanan.

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Alangkah berbudinya anda, jika sedikit meninggalkan pesan untuk saya...