Tuesday, 26 May 2015

Present Time, Self Imaging

Saya adalah seorang Papa yang sangat bahagia, yang hidup dengan istri yang menawan, cerdas, memiliki pengertian yang kuat, selalu tersenyum, visioner yang kuat, memiliki minat yang kuat terhadap pengetahuan, berjiwa besar, berkeyakinan teguh, sangat menakjubkan. Kami dikaruniai oleh Tuhan, seorang anak lelaki yang cerdas, selalu memilih untuk bahagia, mampu menemukan hal-hal menarik untuk dilakukan, memahami dan mampu menerima kondisi dan situasi apapun saat ini, memiliki keinginan yang kuat untuk belajar, mengagumkan, ceria, menyenangkan, supel, lincah, memiliki ketertarikan yang kuat pada hal-hal baru, melihat segala hal dalam kesehariannya sebagai keajaiban dan sangat menyayangi apapun. Keluarga yang sangat saya syukuri, keluarga yang mendukung saya untuk selalu bersemangat melalui setiap tantangan, untuk banyak belajar memahami, berusaha sungguh sungguh mencari pengetahuan yang membangun, sebuah keluarga yang merupakan cita-cita yang tergapai dan saya hidupi saat ini. Saya sangat bahagia dan bersyukur kepada Tuhan, yang memberikan tanganNya untuk menuntun saya, melalui padang kehidupan yang luas dan tak saya kenali. Saya bahagia dan bersyukur, diijinkan Tuhan untuk menjadi manusia saat ini.

Tuhan menempatkan kami di sebuah rumah yang hangat, penuh kesenangan, bunga yang indah, sangat menyenangkan, sejuk, hangat, penuh keceriaan  dan  kebahagiaan.

Tuhan memberi saya pekerjaan yang berhubungan dengan banyak orang, pekerjaan yang menuntut saya untuk selalu sadar dan selalu tersenyum, pekerjaan yang saya rasakan sebagai bagian dari tangan ajaib Tuhan untuk membangun jiwa saya kearah kesempurnaan.

Ini adalah alasan mendasar bahwa saya harus tetap sadar untuk menerima kehidupan saya, tidak ada yang harus saya lakukan kecuali menikmati ini, menjalani semua ini dalam kesadaran yang utuh, mensyukurinya dengan benar-benar hidup di dalamnya, menghentikan apapun yang membuat kesadaran saya terganggu, sekali lagi bahwa saya harus sadar untuk menikmati ini dengan utuh, karena Tuhan telah bekerja atas kehidupan saya, saya tidak perlu memperjuangkan agar semua ini tetap ada atau berusaha terlampau gila dengan harapan semua ini menjadi lebih baik menurut saya, karena satu satunya hal yang benar dan harus saya percayai adalah bahwa Tuhanlah yang selama ini bekerja, menempatkan setiap moment secara tepat untuk saya jalani, bahwa melalui ini Tuhan menuntun saya  pada keyakinan yang membangun, keyakinan yang positif.

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Alangkah berbudinya anda, jika sedikit meninggalkan pesan untuk saya...