Sunday, 26 December 2010

Keberadaan Tunggal

Bismillah,

Renungan Pagi pada Penciptaan Semesta Raya.

“Aku adalah Perbendaharaan Yang Tersembunyi. Aku ingin dikenali lalu Aku ciptakan makhluk agar Aku dikenali”.

Semesta raya ini ada, karena adanya/berawal dari ide, dari suatu Keberadaan Tunggal. Tuhan adalah Keberadaan Tunggal yang tak sesuatupun ada kecuali adalah Keberadaan dari Tuhan itu sendiri(Ke-Esa-an). Tuhan~ketika itu~tidak mengenali akan keadaan-Nya sendiri(Aku adalah perbehendaraan tersembunyi)~karena tidak ada sesuatu selain ada-Nya maka akalpun dapat menerima bahwa Tuhan menjadi perbehendaraan tersembunyi bagi Tuhan itu sendiri~, namun dalam Keberadaan Tunggal itu telah ada kemampuan-kemampuan dan sifat-sifat yang bahkan Keberadaan Tunggal itu tak mampu untuk mengenali akan kemampuan dan sifat-Nya sendiri, karena jika Keberadaan Tunggal tersebut mampu untuk mengenali diri-Nya sendiri tanpa ada-Nya bentuk dari akibat kemampuan-kemampuan dan sifat-sifat yang ditimbulkan sebagai suatu manifestasi dari adanya Keberadaan Tunggal, maka Keberadaan Tunggal tersebut tidak akan memanifestasikan diri-Nya.(atau Penciptaan ini hanya akan menjadi suatu kesia-sia-an bagi Tuhan)

Keberadaan Tunggal tersebut adalah harta tersembunyi, yang bahkan diri-Nya sendiri tak mampu untuk mengenali akan keberadaan-Nya sendiri(Aku adalah Perbendaharaan Yang Tersembunyi. Aku ingin dikenali lalu Aku ciptakan makhluk agar Aku dikenali), kemudian atas hasrat untuk mengenali akan diri-Nya sendiri, maka Keberadaan Tunggal tersebut memanifestasikan/menyatakan kemampuan-kemampuan dan sifat-sifat yang ada dalam diri-Nya sendiri untuk dapat dikenali oleh diri-Nya sendiri, karena jika Keberadaan Tunggal tersebut menggunakan sesuatu yang lain daripada/diluar diri-Nya sendiri untuk mengenali akan diri-Nya, maka tidaklah dapat diterima secara akal akan kebenaran dari keberadaan suatu keberadaan Tunggal tersebut(karena jika memang ada sesuatu diluar dari Tuhan maka ada dua hal yang salah satunya merusak ke-Esa-an dilain pihak).

Kemampuan dari intelegensia, memanifestesikan diri-Nya menjadi otak, kemampuan berbicara memanifestasikan diri-Nya menjadi lidah, kemampuan mendengar memanifestasikan diri-Nya menjadi telinga, kemampuan melihat menjadi mata, dan seterusnya dan seterusnya(Allah-lah yang menciptakanmu dan menciptakan perbuatanmu). Dan tak ada yang tersisa dari diri-Nya yang telah dimanifestasikan dalam semesta raya (Laa maujuda illallah/Tidak ada wujud kecuali adalah Allah), lalu dapatlah keberadaan tersebut mengenali akan keberadaan-Nya sendiri.

Masihkah kita menciptakan Tuhan diangan-angan kita untuk kita sembah?

~Cintailah orang-orang yang mencintai-Nya~

Salam Tauhid

Reaksi:

2 komentar:

karena akudalah musuh utama dari orang2 yang memusuhi orang yang mencintaiNYA

^_^ v, peace mas bro, hidup lebih indah dengan cinta

Post a Comment

Alangkah berbudinya anda, jika sedikit meninggalkan pesan untuk saya...